Kenali Jenis-jenis Gula dan Sumbernya

ChatGPT Image 1 Mar 2026 22.32.04 1024x683

 

Sehari-hari seperti kentang, nasi, jagung dan sebagainya. Sedangkan Fruktosa biasa dijumpaGula atau sering disebut dengan glukosa dapat ditemukan di berbagai makanan i pada sayuran dan buah-buahan. Namun tahukah Anda, bahwa gula yang sering kita jumpai sehari-hari, ternyata memiliki tingkatan struktur dan kompleksitas yang berbeda. Glukosa dibedakan menjadi 2 Jenis, yaitu monosakarida dan disakarida. Monosakarida merupakan bentuk gula paling sederhana yang hanya terdiri dari satu molekul gula sehingga tidak bisa dipecah lagi menjadi gula yang lebih sederhana. Sedangkan disakarida gula yang tersusun dari dua molekul monosakarida yang terikat oleh ikatan glikosidik. Saat dicerna, disakarida akan dipecah menjadi monosakarida sebelum diserap oleh tubuh.

 

Glukosa lebih mudah diserap sehingga lebih mudah meningkatkan gula darah dalam waktu yang relatif singkat. Sedangkan Fruktosa, memiliki daya serap yang lebih rendah, sehingga tidak menimbulkan lonjakan gula yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Oleh sebab itu, Fruktosa sering disebut memiliki indeks glikemiks yang lebih rendah.

 

Istilah-istilah jenis gula yang sering kita jumpai seperti Glukosa, Fruktosa, dan Sukrosa merupakan jenis karbohidrat sederhana gula dengan struktur dan dampak kesehatan berbeda. Glukosa merupakan sumber energi utama atau sering disebut dengan monosakarida, Fruktosa merupakan gula buah yang memiliki tingkatan rasa paling manis, sedangkan sukrosa atau gula meja adalah disakarida gabungan dari keduanya. Glukosa dan fruktosa tidak bisa dipecah kembali oleh tubuh, sementara sukrosa dapat dipecah oleh tubuh.

Jenis-jenis Gula dan Sumbernya

  1. Glukosa (Monosakarida), Glukosa merupakan gula sederhana yang tidak dapat dipecah lagi menjadi bentuk yang lebih sederhana. Glukosa berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa sering dijumpai pada madu, jagung, kentang dan dibentuk pada hati atau otot.
  1. Fruktosa (Monosakarida), Fruktosa Dikenal sebagai gula buah, memiliki tingkat kemanisan tertinggi mencapai 1.73ppm dibandingkan dengan sukrosa yang hanya 1 ppm. Metabolisme Fruktosa diproses di Hati, dan jika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat disimpan dalam bentuk cadangan lemak. Fruktosa bersumber dari buah-buahan, madu agave, dan umbi-umbian.
  1. Sukrosa (Disakarida), Sukrosa merupakan gula meja atau gula pasir, terbentuk dari gabungan satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa. Sukrosa bisa terbuat dari tebu, bit gula, dan banyak produk makanan olahan lainnya.

Bagaimana Cara Kita Memenuhi Kebutuhan Gula Sehari-Hari?

 

Kebutuhan gula setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada jumlah energi yang diperlukan. Menurut Kemenkes, batas konsumsi gula meja atau gula pasir yaitu 5 gram per hari, setara dengan dua sampai tiga sendok teh per hari. Adapun tips konsumsi gula dengan bijak dengan mengurangi penambahan gula pada makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Tingkatkan aktivitas fisik. Bakar kalori yang dikonsumsi agar tidak menumpuk. Lalu, pilih gula kompleks alami. Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh (whole grains). Kita dianjurkan mengonsumsi buah lebih banyak, karena selain rasa manisnya, juga mengandung sekian banyak vitamin dan serat pangan. Itu membantu menjaga kesehatan. Konsumsi gula berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Mari kita kurangi jumlah gula yang kita konsumsi, agar kita dapat meminimalkan risiko obesitas dan penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus.

Sumber: IPB University | Kenali Jenis-Jenis Gula Tips Konsumsi Tanpa Cemas Diabetes dan Obesitas

Penulis: Niken Dwi R

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *