Sekarang hampir semua produk pangan seolah berlomba-lomba tampil sehat. Kata-kata seperti natural, organik, tanpa pengawet, tanpa pewarna dan perisa buatan, serta bebas gula tambahan sering dicetak besar-besaran di bagian depan kemasan. Klaim ini terlihat meyakinkan dan membuat konsumen merasa aman saat memilih produk, tapi apakah produk ini benar-benar clean di dalam atau hanya terlihat clean di luar?
Di sinilah istilah Clean Label mulai jadi perhatian. Secara sederhana, clean label adalah produk pangan dengan bahan yang sederhana, mudah dikenali, dan disampaikan secara jujur.
Ciri Utama Produk Clean Label
Produk clean label umumnya memiliki beberapa ciri berikut:
- Daftar bahan pendek dan jelas
- Bahan familiar
- Minim bahan tambahan buatan
- Informasinya transparan
- Klaim yang sesuai dengan isi produk
Clean Label vs Sekadar Klaim Sehat
Tidak semua klaim seperti natural, tanpa tambahan pengawet, pemanis, atau pewarna buatan berarti clean label. Klaim tersebut bisa menyesatkan apabila:
- Masih banyak bahan tambahan
- Gula muncul dengan nama berbeda
- Daftar bahan terlalu panjang dan sulit dipahami
Daftar bahan adalah kunci utama, bukan desain kemasan atau jargon yang digunakan.
Cara Mudah Memilih Produk Clean Label
Kamu tidak perlu jadi ahli gizi untuk mulai lebih sadar. Cukup lakukan langkah sederhana:
- Baca urutan bahan (bahan pertama jumlahnya paling banyak)
- Pilih produk dengan bahan sedikit dan jelas
- Hindari istilah bahan yang terasa asing atau terlalu teknis
- Sesuaikan klaim dengan isi di belakang kemasan
- Pilih produsen yang terbuka dan konsisten menjelaskan produknya
Semakin mudah sebuah produk dipahami, semakin besar kemungkinan produk tersebut memang dibuat secara jujur.
Produk clean label membantu kita:
- Lebih sadar dalam memilih makanan
- Mengurangi konsumsi bahan yang tidak perlu
- Lebih tenang saat mengkonsumsi jangka panjang, terutama untuk keluarga
Clean label bukan tentang menghindari semua produk kemasan atau mengejar pola makan yang ideal setiap saat. Ini tentang membuat pilihan yang lebih sadar dan masuk akal.
Kadang, langkah kecil seperti membalik kemasan dan membaca isinya sudah cukup untuk membawa perubahan besar bagi kebiasaan makan kita ke depan.
Referensi:
Asioli, D., J. Aschemann-Witzel, V. Caputo, R. Vecchio, A. Annunziata, T. Næs, and P. Varela. 2017. Making sense of the “clean label” trends: A review of consumer food choice behavior and discussion of industry implications. Food Research International. 99(1): 58 – 71.
Penulis : Nadya Adisti Puspitasari
